Sabtu, 09 Oktober 2010

Pelayan

Pelayan

Seorang pelayan sedang mencatat pesanan
Pelayan ialah orang yang bekerja di restoran, bar, maupun kafe untuk melayani pengunjung yang datang. Pekerjaan ini termasuk dalam sektor jasa. Pelayan mencatat pesanan pengunjung dan kemudian membawa makanan atau minuman ke meja pemesan. Seorang pelayan yang baik dapat membantu pengunjung dengan merekomendasikan menu terbaik.
Banyak pelayan yang diminta oleh majikannya mengenakan seragam. Memberikan tip pada pelayan dianjurkan negara Barat dan Timur Tengah, sedangkan pelayan di Asia-Pasifik kebanyakan tak menerima tip

PERAN PENTING SEBUAH PROMOSI

PERAN PENTING SEBUAH PROMOSI

            Dunia marketing sangatlah luas artiannya, kita mengenal MARKETING MIX, yang dimana sebuah product dapat diterima oleh masyarakat tergantung 4P, yaitu : 1. Product 2. Price 3.Place 4. Promotion, dalam marketing sendiri tersebut dibagi 2 hal ataupun 2 bagian pokok, yaitu marketing istribusi dan Marketing Promosi.
sepertinya bedanya sedikit banget, antara distribusi dan promosi. padahal kalau benar-benar dipahami, akan sangat berbeda sekali jenis kerja distribusi dan promosi, yang dimana ending maupun tujuanya sama, yaitu produk tersebut laku di jual.
Marketing Distribusi tersebut lebih mengarah pada Selling IN atau product masuk ke toko dan pemerataan, sedangkan Marketing Promosi sendiri lebih ke Selling Out, atau bagaimana caranya mengeluarkan product yang sudah dibeli toko, bisa dibeli oleh konsumen, konkritnya sering saya menyebutnya dengan istilah create demand, bagaimana caranya bisa terjadi permintaan di pasar.
            Kalau kita lihat sekilas, kerja promosi sangat mudah dan tanpa tantangan, kerjanya hanya menghabur-haburkan uang saja mulai dari kasih sponsor baik barang maupun uang sampai bayar pajak reklmae, dan sudah selesai. Padahal kalau kita mau mengamati lebih dalam, proses create demand tersebut sangatlah rumit, dan kalau kita menyenangi dunia promosi sangat menyenangkan. Media promosi, sering kita melalui ATL ( Alt The Line )adalah Promosi yang dilakukan melalui bantuan sebuah media, yang dimana komunikasi hanya dilakukan oleh satu arah, yaitu kita menyampaiakan bahwa produk kita itu ada, seperti misalnya melalui media billboard, Televisi maupun radio.
            Selain itu kita bisa juga dengan BTL ( Bellow The Line )adalah promosi yang dilakukan secara, kalau saya lebih seneng mengatakan event off air..maklum exs radio and tipi..he.he..melalui media event yang dimana pada kegiatan tersebut ada interaksi dua arah, antara pihak produsen dan konsumen intinya dari ATL dan BTL sama, yaitu awarenes atau membiasakan masyarakat dengan sebuah produk. seperti misalnya, kalau kita lapar dan pengen makan mie instant, yang pertama terlintas dalam benak pikirannya ya langsung mie sedaap. proses perubahan mindseat seseorang itu tidak mudah, harus banyak cara dilakukan, mulai dari trade promo maupun consumers promo, dalam hal itu kita juga harus didukung menggunakan P.O.S ( Point Off Sales ) yang berfungsi mengarahkan calon konsumen untuk memilih produk kita ( ex. Poster ) dan P.O.P (Point Off Purchase )yang berfungsi untuk menguatkan konsumen untuk memilih produk kita ( ex. pembelian kecap sedaap 120ml dapat 1 buah gelas ).
melihat uraian diatas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa PROMOSI mempunyai peran yang sangat vital untuk proses regulasi barang...ok...demikian sedikit gambaran pentingnya promosi dari saya, kalau mungkin ada yang salah mohon maaf, saya hanya mengajak sharing saja.

promosi Baru Indosat M3 (IM3)

Promosi Baru Indosat M3 (IM3) - Super Voucher SMS IM3 - Kirim SMS Murah Cuma Seratus Rupiah
Tue, 09/05/2006 - 8:04pm — godam64
Super Voucher SMS IM3 adalah salah satu jenis voucher baru yang dikeluarkan oleh IM3 untuk para pelanggan pra bayar dengan harga Rp. 5.000 alias goceng. Biasanya di pasaran dijual dengan harga 6000 sampai 8000 per vouchernya. Dari namanya sudah jelas bahwa pulsa voucher ini adalah pusla sms dan tidak dapat dipakai untuk menelpon maupun layanan lainnya dengan masa aktif voucher 15 hari dan masa tenggang 40 hari. Jadi promo ini sangat cocok bagi anda yang jarang menelepon dan hanya menggunakan sms saja.
Jadi intinya adalah dengan uang Rp. 5000 kita bisa mengirim sms ke sesama IM3 saja sebanyak 50 sms non stop dengan tarif per sms Rp 100 perak. Hanya untuk sms dan kalau mau bicara harus mengisi voucher biasa. Jika voucher sms habis maka kita tetap bisa mengirim sms dengan mengurangi pulsa voucher biasa (bila ada dan masih aktif).
Jika kita menghubungi *388# maka kita akan mendapatkan dua jenis laporan, yaitu laporan pulsa voucher sms dan pulsa voucher biasa. Enaknya lagi bagi yang tinggal di luar pulau jawa bisa mengirim sms dengan tarif cepek ke mentari dan matrix sampai dengan 30 april 2006.
Tambahan :
- Cocok untuk pacaran dengan yang pakai IM3 juga
- Tetap ingat bahwa tidak boleh "lebih besar pasak daripada tiang"


Strategi Pemasaran PT Indofood


KUMPULAN DATA
Perkembangan produksi mie instan di Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006 sempat mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instant dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa yang akan datang. PT. Indofood Sukses Makmur menjadikan mutu dan kepuasan pelanggan sebagai basis bagi perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu keinginan dan kebutuhan konsumen harus diperhatikan oleh produsen karena kebutuhan ini akan senantiasa berubah. Perkembangan produk mie instan yang sudah dianggap sebagai makanan cepat saji dan bahkan sebagai makanan pokok, menyebabkan tingkat persaingan pada industri mie instan ini semakin tinggi.
3.1  Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan
Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pada PT. Indofood Sukses Makmur, TBK. Dalam bauran pemasaran dikenal dengan produk, harga, promosi, dan distribusi yang tujuannya untuk meningkatkan penjualan. Promosi adalah kegiatan pemasaran yang sangat penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen, sedangkan distribusi merupakan proses pendistribusian produk dan jasa yang sesuai dan terorganisir sehingga terjadi keefektifan penjualan.
Kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju perusahaan. Promosi yang tidak terkendali akan menurunkan tingkat penjualan, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk promosi merupakan pemborosan, sedangkan saluran distribusi dipakai oleh semua perusahaan untuk memproduksi barang dengan kualitas yang baik, namun banyak pula yang gagal memenuhi target pasarnya. Keadaan ini disebabkan oleh kebijakan distribusi yang kurang tepat sehingga barang yang dihasilkan kurang laku dipasar dan menyebabkan banyak konsumen merasa kurang puas. Dengan demikian, saluran distribusi memeliki peranan penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh perusahaan.
3.2  Saluran Distribusi
Setiap perusahaan barang dan jasa tidak akan lepas dari masalah penyaluran barang yang dihasilkan atau barang yang akan dijual ke konsumen. Para produsen berhak menentukan kebijakan distribusi yang akan dipilih dan disesuaikan dengan jenis barang serta luasnya armada penjualan yang akan digunakan. Jika perusahaan berada dalam persaingan yang semakin tajam, perusahaan harus segera mengadakan penelitian terhadap pasarnya. Penelitian tersebut untuk mengetahui kebutuhan serta selera konsumen dan jika mungkin menstimulir permintaan serta menciptakan langganan (Kotler, 2006). Ada beberapa alternatif yang mungkin dipilih           penjual dalam mendistribusikan produknya kepada konsumen, yaitu :
(1) manufaktur → konsumen,
(2) manufaktur → pedagang eceran → konsumen,
(3) manufaktur → pedagang besar → pedagang eceran → konsumen dan
(4) manufaktur → agen → pedagang besar → pedagang eceran →konsumen
3.3  Promosi
Promosi merupakan aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan informasi tentang perusahaan dan produknya kepada konsumen sehinggga menciptakan permintaan (Burnett, 2000). Untuk dapat mengkomunikasikan produknya dengan efektif, perusahaan harus menentukan terlebih dahulu pasar sasarannya (target market) dan mengkombinasikan dengan alat promosi seperti periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung dan tenaga penjual sedemian rupa sehingga konsumen dapat mengenal produk perusahaan dan tertarik untuk membeli produk tersebut (Payne, 2000).

3.4  Visi Perusahaan dan Kegiatan Pemasaran
Visi Indofood Sukses Makmur, Tbk. Adalah menciptakan pilihan menjadi penyedia utama makanan dan consumer products bermerek terkemuka bagi jutaan consumen di Indonesia dan juga diberbagai penjuru dunia. PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Mempunyai 63 perusahaan termasuk anak cabangnya dengan jaringan distribusinya meliputi lebih dari 350 depot dengan jumlah karyawan tetap sampai dengan 31 Desember 2006 sebanyak 49.367 karyawan tetap dan 1200 kendaraan operasional yang kegiatan pemasaran memegang peranan sangat penting dalam menjual produknya kepada masyarakat dengan cara :
(1) penjualan langsung, yaitu dilakukan dengan menggunakan armada          penjualan sendiri yang beroprsi di DKI Jakarta, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,
(2) penjualan tidak langsung, meliputi wilayah pemasaran di seluruh Indonesia. Dilakukan lewat distributor lalu pengecer dan grosir baru ke konsumen akhir, dan
(3)   lewat promosi, melalui media cetak maupun elektronik.
3.5  Data Biaya promosi, biaya distribusi dan penjualan.
Tabel berikut adalah rekapitulasi data biaya promosi, biaya distribusi dan penjualan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. dari tahun 1999 sampai tahun 2006. Untuk melihat perkembangan biaya promosi, dan biaya distribusi serta tingkat penjualan dari tahun 1999 sampai dengan 2006 dijelaskan melalui tabel dan grafik. Dengan menggunakan tabel maupun grafik dapat dilihat tingkat kenaikan atau penurunan dari biaya promosi, distribusi maupun penjualan. Pada tabel 1 terlihat bahwa perkembangan biaya promosi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Tahun 1999 sampai tahun 2006 mengalami kenaikan 17.09% tetapi pada tahun 2002 – 2003 mengalami penurunan sampai 4.4% kemudian pada tahun 2004 mengalami kenaikan sebesar 18.8%. Pada tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 5.66% dan akhirnya pada tahun 2006 mengalami kenaikan sebesar 5.99%. Pada gambar 2 terlihat perkembangan biaya distribusi yang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun kecuali pada tahun 2002 yang mengalami penurunan sebesar Rp 31 milyar. Mengalami kenaikan maupun penurunan, misalnya pada tahun 1999 – 2001 mengalami kenaikan sebesar 27.02%, sedangkan pada tahun 2002 mengalami penurunan yang drastis sebesar 34.04% kemudian tahun 2003 mengalami kenaikan sebesar 48.64%, tahun 2004-2005 mengalami penurunan kembali sebesar 20.96% dan akhirnya pada tahun 2006 mengalami kenaikan sebesar 38.67%.
Pada gambar 3 juga memperlihatkan perkembangan penjualan dari tahun ke tahun secara fluktuasi, baik dilihat dari rupiah maupun persentasenya. Pada tahun 1999-2000 persentase penjualan mencapai 23.42%, sedangkan pada tahun 2000-2001 mengalami penurunan sampai dengan 11.66%. Selama tahun 2002-2003 mengalami kenaikan sebesar 11.83%, tahun 2004 mengalami penurunan sebesar 0.83%, tahun 2005
mengalami kenaikan sebesar 3.06% dan pada akhir 2006 mengalami kenaikan sebesr 17.47%. Perkembangan biaya promosi terlihat pada gambar 1, biaya distribusi terlihat pula pada gambar 2 dan tingkat penjualan pada gambar 3. Terlihat dengan jelas terjadinya kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun.
Pada gambar 4, terlihat grafik perbandingan antara biaya promosi, biaya distribusi dan tingkat penjualan. Hal ini semakin jelas terjadinya fluktuasi dari tahun ke tahun.
3.6  Strategi Pemasaran
Dominasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. Tahun 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pasar mie instan, tahun lalu menurun menjadi 75%. Sisanya yang 25% dikeroyok merk mie instan lainnya. Kemunduran itu patut diwaspadai. Apalagi baru-baru ini muncul produk-produk baru, seperti mie sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings yang diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali, namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung, bahkan pasar swalayan.
Ketatnya persaingan produk mi instan disadari benar oleh manajemen PT Indofood. Sumber yang tidak mau disebut namanya mengakui bahwa saat ini penguasaan Indofood terhadap pasar mi instan menurun dari 90% menjadi 75%. Meski terjadi penurunan penguasaan pasar, namun divisi mie instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6,6% menjadi Rp4,5 triliun dibanding Rp4,2 triliun pada periode yang sama 2002. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. Selain itu, hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7,3 miliar bungkus.
Tentang strategi menghadapi persaingan, Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present, Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth, memanfaatkan competitive advantage melalui scale, scope, span, dan speed. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.
3.7  Teori-teori dari Strategi Pemasaran
Promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
Tujuan Promosi
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi persaingan pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
Tujuan trnsaksional system pemasaran dalam strategi pemasaran adalah :
-  Tingkat konsumsi masyarakat yang maksimum
-  Tingkat kepuasan konsumen yang maksimum
-  Tingkat pilihan konsumen yang maksimum
-  Kualitas hidup konsumen yang maksimum
Aspek pemasaran yang meliputi kegiatan :
-  Perencanaaan barang
-  Penetapan harga
-  Program promosi
-  Saluran distribusi
Saluran distribusi
Pendistribusia adalah kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar serta mempermudah penyampaian produk dan jasa dari produsen kepada konsumen sehimgga pengguna sesuai dengan yang di perlukan.
Proses pendistribusian yang merupakan strategi pemasaran :
-   Menciptakan nilai tambah produk melalui fungsi pemasaran
-   Memperlancar arus saluran pemasaran secara fisik dan non fisik
PEMECAHAN MASALAH
Setiap tahunnya PT Indofood Sukses Makmur Tbk harus mengendalikan biaya promosi agar biaya promosi yang di keluarkan untuk promosi produk tidak mengeluarkan biaya yang terlalu banyak yang menjadi pemborosan perusahaan dan supaya tingkat penjualan tidak menurun.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk harus melakukan pendistribusian yang sesuai dengan target pasar, produk yang yang dihasilkanpun harus memenuhi dengan minat konsumen. Jika distribusi tidak sesuai dengan target pasar maka barang yang diproduksi kurang mendapat minat dari konsumen.
Melihat produk dari perusahaan yang menjadi pesaing perusahaan dengan melakukan riset terhadap pasar. Menambah unggulan-unggulan terhadap produk yang akan dipasarkan, memperhatikan kualitas produk yang ingin dipasarkan, melihat kebutuhan dari konsumen dan perusahaan melakukan gebrakan yang menjadi daya tarik konsumen terhadap produk yang dipasarkan.
Jika dari biaya promosi, biaya distribusi, serta strategi-strategi yang menjadi modal perusahaan dapat berjalan baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan, perusahaan tidak akan mengalami penurunan disetiap tahun.
KESIMPULAN
Setiap tahun PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami penurunan dan kenaikan pada biaya produksi, biaya distribusi dan penjualan terlihat dalam grafik yang tertera pada makalah. Harus mewaspadai pesaing-pesaing dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
SARAN
PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Indomie harus meningkatkan kewaspadaan kepada produksi mie lain dengan melakukan promosi yang sangat agresif,  harus melakukan gebrakan yang sangat luar biasa, harganya di bawah dari produk lain, ditambah keunggulan-keunggulan lain, menentukan kualitas produk, memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen yang heterogen, sehingga dapat mengetahui dengan jelas kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut sesuai dengan karakteristik dari masing-masing atau tidak. Melakukan riset pemasaran yang dilakukan terhadap konsumen, sehingga dapat diketahui kebutuhan dan keinginan konsumen akan suatu produk mie.

PROMOSI

PROMOSI
Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).
Sementara Sistaningrum (2002 : 98) mengungkapkan arti promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. Dan konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dimasa yang akan datang.
Adapun tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan.
Pada prinsipnya antara keduanya adalah sama, yaitu sama-sama menjelaskan bila produk masih baru maka perlu memperkenalkan atau menginformasikan kepada konsumen bahwa saat ini ada produk baru yang tidak kalah dengan produk yang lama.
Setelah konsumen mengetahui produk yang baru, diharapkan konsumen akan terpengaruh dan terbujuk sehingga beralih ke produk tersebut. Dan pada akhirnya, perusahaan hanya sekedar mengingatkan bahwa produk tersebut tetap bagus untuk dikonsumsi. Hal ini dilakukan karena banyaknya serangan yang datang dari para pesaing.
Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Ada empat jenis kegiatan promosi, antara lain : (Kotler, 2001:98-100)
1. Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
2. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
3. Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah).
4. Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
5. Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumen.

Promosi penjualan yang dilakukan oleh penjual dapat dikelompokkan berdasar tujuan yang ingin dicapai. Pengelompokan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Customer promotion, yaitu promosi yang bertujuan untuk mendorong atau merangsang pelanggan untuk membeli.
2. Trade promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk merangsang atau mendorong pedagang grosir, pengecer, eksportir dan importir untuk memperdagangkan barang / jasa dari sponsor.
3. Sales-force promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memotivasi armada penjualan.
4. Business promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan baru, mempertahankan kontrak hubungan dengan pelanggan, memperkenalkan produk baru, menjual lebih banyak kepada pelanggan lama dan mendidik pelanggan. Namun yang jelas apapun jenis kebutuhan yang akan diprogramkan untuk dipengaruhi, tetap pada perencanaan bagaimana agar perusahaan tetap eksis dan berkembang. Apalagi jika perusahaan tersebut mempunyai lini produk lebih dari satu macam.
Ada 3 gagasan utama dalam perencanaan bisnis yang dikemukakan oleh Kotler-AB. Susanto (2000 : 80) ;
1. Bahwa bisnis perusahaan seharusnya seperti ” Portofolio Investment ”, yaitu
perlu diputuskan bisnis mana yang dapat dikembangkan, dipertahankan, dikurangi atau bahkan mungkin dihentikan. Karena tiap bisnis memiliki keuntungan masing-masing dan sumber daya perusahaan harus dikelola sesuai dengan potensi yang menguntungkan.
2. Berorientasi pada potensi keuntungan di masa depan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi serta kesesuaian perusahaan. Tidak cukup dengan mengandalkan penjualan dan keuntungan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya sebagai panduan.
3. Strategi. Perusahaan harus memiliki dan menetapkan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka panjang dengan melihat posisi industri (lihat Identifikasi Pesaing), sasaran, peluang keahlian serta sumber daya perusahaan.
Di samping tiga gagasan utama di atas, perlu pula dilakukan analisa atau pendekatan-pendekatan untuk menanggapi adanya perubahan-perubahan pada kondisi pasar yang bisa berdampak pada faktor biaya, Tjiptono (2000 : 7- 8).
Sehingga dengan melakukan analisa dapat dilakukan antisipasi agar tidak keluar biaya yang tidak terkontrol yang dapat mempengaruhi kebijakan perusahaan.

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/strategi-promosi-penjualan-definisi.html

Bumbu Desa Cikini Raya

Bumbu Desa Cikini Raya


Bumbu Desa adalah jawaban dari dua generasi, modern dan klasik daerah. Disajikan ala prasmanan, Bumbu Desa menawarkan aneka makanan bercitarasa khas. Pastikan anda merasakan nikmatnya udang rarong dan ikan paray yang kami datangkan langsung dari Garut dan Tasikmalaya. Ditambah dengan pepes nasi bakar yang harum, serta gurihnya oncom dadu kering, akan menambah gairah makan anda sekeluarga.

Jl. Cikini Raya No. 72 Cikini, DKI Jakarta
Cikini - Jakarta Pusat
Telepon : (021) 390-4747
Kategori : Indonesia
Tipe : Restoran
Special Menu : Gurame Goreng Bumbu Cobek, Ayam Goreng Bumbu Desa, Ayam Cabai Hijau

 Cicipin juga di...Bumbu Desa Laswi
Jl. Laswi No. 1
Cihampelas - Bandung
» read more Bumbu Desa Dago
Plaza Dago Lt. 1 Jl. IR H Juanda #61-63
Dago - Bandung
» read more Bumbu Desa
Jl. Raya Puputan No. 42, Renon
Denpasar - Bali
» read more Bumbu Desa
Jl. Raya Panjang kav 10
Kebun Jeruk - Jakarta Barat
» read more Bumbu Desa Boulevard Artha Gading
Jl. Boulevard Artha Gading Blok A No. 2
Kelapa Gading - Jakarta Utara
» read more Bumbu Desa
Rumah Mode, Jl. Setiabudhi No. 41
Lembang - Bandung
» read more Bumbu Desa
Desa Cinagara, Kec. Caringin
Other - Bogor
» read more Bumbu Desa
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 207
Other - Cirebon
» read more Bumbu Desa
Jl. R.A. Kartini No. 59
Other - Surabaya
» read more Bumbu Desa
Jl. Pajajaran No. 18
Pajajaran - Bogor
» read more Bumbu Desa Pasirkaliki
Jl. Pasirkaliki No. 160
Pasir Kaliki - Bandung
» read more Bumbu Desa
Jl. Pluit Putra Raya No. 16
Pluit - Jakarta Utara
» read more Bumbu Desa
Jl. Raya Serpong BSD Sektor 4
Serpong - Tangerang
» read more Bumbu Desa Sudirman
Jl. Suryo No. 38, Senopati
Sudirman - Jakarta Pusat


D'Cost

D'Cost Seafood memiliki banyak cabang di kota-kota besar Indonesia. Dimulai dari daerah Kemang, Jakarta, kemudian menyebar ke berbagai lokasi strategis di Jakarta seperti Kelapa Gading, Puri Indah, Bekasi, Cibubur, Cikokol, Depok dan BSD. Di kota-kota besar Indonesia, D'Cost Seafood juga membuka gerai di Bandung, Surabaya, Solo, Bali, Banjarmasin, Pekanbaru maupun Makassar.
Setiap gerai D'Cost Seafood berukuran besar, sehingga cukup menampung banyak orang. Namun jika Anda mengunjungi D'Cost Seafood pada akhir pekan atau hari libur, bersiap-siaplah untuk menunggu tempat kosong. Anda akan dapat menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan hingga ada meja yang kosong untuk Anda tempati bersama kerabat dan keluarga.
Setelah Anda mendapatkan meja, para pelayan D'Cost Seafood yang ramah akan segera melayani Anda. Yang cukup unik adalah para pelayan ini dilengkapi dengan PDA sebagai perangkat wajib mereka dalam melayani tamu yang memesan makanan. Setiap pesanan Anda akan langsung dicatat dengan menggunakan PDA yang terhubung secara nirkabel (wireless) dengan dapur dan kasir. Lalu secara online pesanan Anda akan dikirim saat itu juga ke bagian dapur untuk segera menyiapkan makanan yang Anda pesan. Tentu metode ini akan mempercepat waktu tunggu pemesanan makanan Anda.

Harga Kaki Lima di D'Cost Seafood
Harga makanan di D'Cost Seafood tergolong murah untuk restoran berkelas seperti ini. Bahkan untuk nasi putih, dengan cukup membayar Rp. 1.000,- per orang Anda dapat memesan nasi sepuasnya sampai Anda benar-benar kenyang tanpa dikenai biaya tambahan. Untuk minuman seperti teh tawar dan es teh tawar, Anda juga dapat mengisi ulang minuman Anda sepuasnya dengan cukup sekali bayar yaitu Rp. 100,- untuk teh tawar dan Rp. 250,- untuk es teh tawar per orang minum sepuasnya.
Di daftar menu yang disajikan, Anda dapat melihat berbagai menu yang diurut berdasarkan harga. Menu dibagi dua yaitu makanan dan minuman. Untuk menu makanan, harga termurah yaitu Rp. 1.000,- hingga paling mahal Rp. 52.800,-. Sedangkan untuk menu minuman, harga termurah adalah Rp. 100,- hingga yang paling mahal Rp. 5.000,- untuk berbagai jus.


Mutu Bintang Lima di D'Cost Seafood
D'Cost Seafood menawarkan berbagai masakan laut yang bervariasi. Makanan ini diolah dengan lezat meski harganya murah. Anda dapat memesan berbagai variasi cumi seperti cumi goreng tepung, cumi goreng mentega, cumi saus padang. Anda juga dapat menikmati sajian udang pancet dan udang mayonaise.
Untuk jenis ikan, tersedia berbagai ikan patin, ikan gurame, ikan kerapu, ikan kuwe putih, ikan kakap, ikan baronang dan ikan bawal hitam. Berbagai ikan ini diolah dan disajikan dengan beragam proses. Misalnya ada yang dibakar, atau disajikan dengan saus padang, dengan saus mentega, goreng mentega, ataupun dengan olahan lada hitam.
Tersedia juga kepiting dengan berbagai olahan seperti kepiting saus mentega, kepiting saus padang, kepiting lada hitam dan kepiting soka cabe garam. Anda pun dapat memesan kepiting telur dan kepiting jumbo pada musim tertentu. Anda juga dapat menikmati kerang hijau yang cukup nikmat di sini.
Selain menu khas seafood, Anda juga dapat menikmati menu makanan pendamping lainnya. Misalnya tumis kangkung, tauge ikan asin, baby kailan saus tiram, sayur asam, serta berbagai lalapan, petai, dan sambal.

Makan Kenyang dan Puas
Tentu Anda dan keluarga atau kerabat akan menikmati sajian makanan di D'Cost Seafood. Jangan lupa membuat perencanaan yang baik di muka, karena untuk pemesanan berikutnya atau tambahan, jika dalam kondisi pengunjung yang ramai, pesanan Anda akan lebih lama daripada pesanan awal Anda. Selain itu porsi setiap menu disajikan tidak terlalu besar sehingga harus direncanakan baik-baik sewaktu memesan jumlah porsi makanan.
Pada siang hari, restoran ini buka pada pukul 11.00 hingga 15.00. Sedangkan malam hari buka dari pukul 18.00 hingga 22.00. D'Cost Seafood layak dijadikan alternatif tujuan wisata kuliner bersama keluarga maupun kerabat Anda dengan suasana modern dan harga murah. Selamat menikmati makanan Anda!

D'Cost Seafood
Jam Buka Siang: 11.00 - 15.00
Jam Buka Malam: 18.00 - 22.00
Harga per Menu: Rp. 100,- hingga Rp. 60.000,- Terdapat di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Denpasar, Makasar, Pekanbaru dan Banjarmasin.
Jakarta
  • Jl. Kemang Raya 84
    Jakarta Selatan
    Telp: (021) 7179 2661, 7062 1609
  • Sports Mall Kelapa Gading
    Lt. 2 Blok B7/15
    Jl. Kelapa Nias HF 3
    Jakarta Utara
    Telp: (021) 285 07708
  • Jl. Pahlawan 1000
    Gedung Ocean Park Blok K 1-9
    Bumi Serpong Damai (BSD)
    Tangerang
    Telp: (021) 538 9709
  • Bekasi Square Lantai UG
    Jl. Ahmad Yani
    Bekasi Barat
    Telp: (021) 824 31567
  • Mall Citra Gran unit 9-12a, Cibubur
    Jl. Alternatif Cibubur-Cileungsi Km 4
    Telp: (021) 8459 3092
  • Plaza D'BEST lantai 1
    Jl. MH Thamrin, Cikokol
    Tangerang
    Telp: (021) 554 3307
  • Gedung Electronic City Puri Indah
    Jl. Puri Lingkar Luar Barat 108
    Puri Indah, Jakarta Barat
    Telp: (021) 5830 1988
  • Atrium Segi Tiga Senen
    Lantai Dasar Pintu 2
    Jakarta-Pusat
    Telp: (021) 351 0933
  • ITC DEPOK lantai 1
    Jl. Margonda Raya, Depok
    Telp: (021) 7721 5076

Bandung, Jawa Barat
  • Jl. Sukajadi No. 197
    Telp: (022) 204 4200

Surabaya, Jawa Timur
  • Middle Ring Road, Graha Famili Surabaya
    Telp: (031) 734 2002
  • Royal Plaza Lantai UG
    Telp: (031) 827 1500

Solo, Jawa Tengah
  • Solo Square Lantai 1 Unit 68-72
    Telp: (0271) 765 1508

Banjarmasin
  • Jl. Pulau Laut No. 14
    Banjarmasin
    Telp: (0511) 336 6363

Pekanbaru, Sulawesi
  • Jl. Teuku Umar, Plaza Senapelan Lt. 4
    Pekanbaru, Riau Telp: (0761) 839411

Makassar, Sulawesi
  • Mall Panakkukang
    Gedung C Lantai 3 Makassar
    Telp: (0411) 466 2011

Denpasar, Bali
  • Jl. Raya Puputan No.88
    Renon, Denpasar, Bali
    Telp: (0361) 798 2888, 798 3999



http://kumpulan.info/kuliner/wisata-kuliner/34-wisata-kuliner/145-dcost-seafood.html