Senin, 11 Oktober 2010

hasil produksi cokelat dapat bermanfaat untuk kesehatan

Protein cokelat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Sebatang cokelat ternyata juga mengandung berbagai macam bahan-bahan kimia lainnya seperti teobromine, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh yang banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin otak.
Cokelat ternyata berkhasiat membuat umur sesorang menjadi lebih panjang. Dari sebuah penelitian, ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang.
Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak cokelat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL (lemak jahat) yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Kandungan stearat yang tinggi pada cokelat menyebabkan lemak cokelat lebih baik dari pada lemak hewan. Stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah karena dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit.
Coklat mempunyai kemampuan untuk mencegah oksidasi dan pengendapan senyawa lemak dalam darah pada pembuluh darah serta merusak lipoprotein Low Density Lipid (lemak jahat) sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam cokelat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada cokelat.
Cokelat hitam menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, Termasuk kandungan antioksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh. Namun sayangnya, banyak produsen cokelat yang kini justru menghilangkan kandungan flavanols pada coklat hitam karena rasanya yang pahit. Walhasil, banyak produk cokelat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. Padahal kedua zat ini justru merupakan musuh bagi jantung dan pembuluh darah.
Selama ini masyarakat beranggapan apabila sering mengonsumsi permen atau cokelat bisa membuat gigi keropos. Tapi jarang orang yang tahu kalau mengulum permen atau cokelat itu sebenarnya membantu menguatkan akar gigi karena merangsang keluarnya air liur. Perlu diketahui bahwa pada mulut yang kering karena produksi air liur sedikit, gigi cenderung gampang goyah.
Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa cokelat memiliki khasiat untuk kesehatan. Zat bio-aktifnya berupa antioksidan memang diyakini bermanfaat dari sisi medis, dan secara psikologis mengonsumsi cokelat pun dapat menimbulkan rasa nyaman. Ini terjadi karena titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut.

http://lindseylaff.blogspot.com/2008/09/khasiat-cokelat.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar